Melakukan serangkaian tugas perencanaan operasional. Keduanya berkolaborasi erat dalam bidang perencanaan dan pemetaan perusahaan
❖ GIS (Geographic Information System) :
✓ Membuat Peta Perencanaan Operasional Land Clearing (LC), Penanaman, Akses Jalan, Koordinat.
✓ Digitasi, Analisa, dan Maintenance data spasial (Geodatabase & Foto Udara).
✓ Mendukung Data spasial kepada seluruh departemen.
✍️ Survei :
✓ Melakukan Timber cruising, Blocking area batas petak operasional (LC & Planting).
✓ Aktivitas Buffering area konsesi, konservasi, dan sempadan sungai.
✓ Pengukuran lahan menggunakan GPS pada kegiatan LC, Planting, PPS, dan Parit.
✓ Mendukung pengukuran lapangan untuk departemen lain.
🌿Plantation Monitoring Assessment
Berfungsi sebagai tim monitoring terhadap kualitas pertumbuhan tanaman produksi perusahaan.
✓ Mendata dan mengeluarkan hasil laporan monitoring pertumbuhan tanaman secara berkala.
✓Menginventarisasi seluruh pertumbuhan tanaman produksi.
✓Melakukan pengukuran tinggi dan stocking tanaman sesuai dengan SOP yang berlaku.
💾PIMS Control
Mengoperasionalkan dan memonitoring database system yang telah terintegrasi pada sebuah aplikasi operasional.
Data yang dapat diakses meliputi:
✓ Informasi detail Inventory Penanaman.
✓ Informasi Pembayaran kegiatan kontraktor.
✓ Informasi detail data Compartemen.
✓ Akses informasi departemen terkait (Nursery, Water Management, Accounting, dll).
📝Quality Assessment (PQA & NQA)
Bertindak sebagai assessor atau tim penilai utama terhadap kualitas kegiatan pembibitan dan penanaman perusahaan.
NQA (Nursery Quality Assessment):
✓Melakukan penilaian terhadap kualitas bibit yang diproduksi perusahaan.
✓Memberikan plot/tanda terhadap bibit yang di bawah standar agar segera dilakukan perbaikan (servis).
PQA (Plantation Quality Assessment):
✓ Melakukan penilaian terhadap kualitas proses pemupukan dan penanaman di lapangan.
✓ Memberikan plot/tanda area tanam yang di bawah standar kualitas.