Kolaborasi Multi Pihak Perkuat Konservasi Orangutan di Kalimantan Tengah

Forum pertemuan regional konservasi orangutan yang digelar oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta mitra lembaga konservasi, mendapat apresiasi dari sektor swasta. Kegiatan ini dinilai menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya orangutan.

Hal ini sejalan dengan program konservasi yang tengah dikembangkan perusahaan melalui Training and Research Center (TRC) Mangkutup di Desa Lehai, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas. forum ini memberikan dampak positif karena membuka ruang komunikasi langsung antara perusahaan dengan para pegiat konservasi orangutan. Dialog yang terbangun dinilai penting dalam memperkuat pemahaman bersama sekaligus mendorong langkah kolaboratif yang lebih konkret.

Keberadaan TRC Mangkutup diharapkan menjadi tonggak peningkatan komitmen PT IFP dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya orangutan Kalimantan. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan empat stasiun pengamatan yang aktif memantau populasi orangutan dan berbagai spesies lain di kawasan konservasi.

Ada ratusan individu orangutan yang kami pantau di kawasan ini. Selain itu, terdapat pula anggrek, berbagai jenis burung, serta spesies langka lainnya yang menjadi fokus pelestarian. PT IFP menunjukan komitmen untuk terus memperluas kemitraan dengan BKSDA, khususnya dalam mendukung kegiatan pendataan dan pemantauan populasi orangutan secara ilmiah dan berkelanjutan.

Sejak revisi tata ruang dalam Rencana Kerja Usaha (RKU) tahun 2023, luas areal konservasi PT IFP mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya 13.967 hektare menjadi 58.666 hektare. Luasan tersebut berada di luar areal budidaya seluas 87.291 hektare sebagaimana tercantum dalam RKU 2017–2026.

Kolaborasi antara korporasi, pemerintah, dan akademisi ini diharapkan dapat menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain. Upaya bersama ini dinilai penting untuk memperkuat konservasi spesies prioritas seperti orangutan, sekaligus menjaga keseimbangan dan keberlanjutan fungsi ekosistem.

You cannot copy content of this page