
Pada Tanggal 15 September 2024 – Sebuah kunjungan lapangan yang bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kerjasama dalam Program Konservasi Orangutan Terpadu telah dilaksanakan di wilayah konsesi PT Industrial Forest Plantations (IFP) di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan ini dihadiri oleh para ahli dari Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) Universitas Palangka Raya, yaitu Hendrik Segah, Ph.D (Direktur PPIIG UPR, kehutanan/konservasi lingkungan), Dr. Dhanu Pitoyo (Wakil Direktur PPIIG UPR, sosiologi dan antropologi), dan Dr. Zafrullah Damanik (Sekretaris PPIIG UPR, ahli tanah dan landscape).

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya bersama untuk melindungi dan melestarikan populasi orangutan, salah satu primata ikonik yang habitatnya semakin terancam. PT IFP, sebagai perusahaan yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan, telah mengalokasikan sebagian besar area-nya sebagai kawasan konservasi khusus untuk mendukung kehidupan orangutan dan flora/fauna langka lainnya.
Selama kunjungan, para ahli ini melakukan tinjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi areal konservasi, infrastruktur yang telah dibangun untuk mendukung konservasi, serta upaya-upaya yang telah dilakukan oleh PT IFP dalam bekerja sama dengan masyarakat lokal dan lembaga konservasi lainnya. Hasil dari kunjungan ini akan menjadi dasar untuk merumuskan program kerjasama yang lebih terarah dan efektif antara UPR dengan PT. IFP, yang didukung penuh oleh Ecology and Conservation Center for Tropical Studies (ECOSITROP).

Program Konservasi Orangutan Terpadu yang akan dikembangkan nantinya diharapkan dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan habitat, pemantauan populasi, rehabilitasi orangutan, hingga peningkatan kesadaran masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pelestarian orangutan di Kalimantan Tengah.






