PT IFP Perluas Areal Konservasi

Sejak adanya perubahan tataruang pada Rencana Kerja Usaha (RKU) 2023 lalu. PT. Industrial Forest Plantation (IFP) sudah memperluas wilayah areal konservasi yang sebelumnya hanya 13,967.55 Ha menjadi 58,666.27 Ha dari luasan areal konsesi.

 Luasan areal budidaya saat ini 41,959.47 Ha dimana telah tertanam tanaman Eucalyptus dan akasia seluas 30,100 ha

Dengan demikian ada areal budidaya yang tidak kita tanam seluas 9000 Ha karena merupakan areal hutan berkayu dan kebun karet masyarakat dan ini menjadi areal tambahan lahan konservasi secara keseluruhanya seluas 68,666.27 Ha

PT.IFP telah berkejasama dengan Ecositrop untuk mengkaji terkait habitat orangutan, keanekaragaman hayati, karbon stok serta kajian sosial ekonomi.

Tidak hanya berkerjasama dengan Ecositrop, PT IFP menjalin kerjasama dengan BKSDA dalam pengolahan kawasan lindung, salah satu kegiatanya meliputi pelepasan satwa liar seperti beruang, trenggiling, burung elang, kera di kawasan lindung PT.IFP.

PT Industrial Forest Plantation (IFP) dan Universitas Palangka Raya (UPR) resmi menjalin kerja sama strategis di Gedung PPIIG UPR, Jumat (21/3/2025). Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antara dunia pendidikan dan dunia industri, terutama di bidang kehutanan

Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

You cannot copy content of this page