PT Industrial Forest Plantation terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lokal, khususnya warga asli Kalimantan, melalui pembinaan dan pengembangan karier yang berkelanjutan. Perusahaan meyakini bahwa sumber daya manusia lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkontribusi dalam kemajuan industri kehutanan berkelanjutan.
Salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut adalah kisah Muhammad Yamani, yang memulai kariernya sebagai karyawan lapangan. Berkat ketekunan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi, ia berhasil meniti karier hingga menjadi Mandor, dan kini dipercaya memegang posisi sebagai Asisten HSE (Health, Safety, and Environment). Dalam perannya, Yamani aktif memastikan penerapan standar keselamatan dan lingkungan di seluruh area kerja.
Selain Muhammad Yamani, banyak pula karyawan lokal lainnya yang menorehkan prestasi membanggakan.
- Agus, yang saat ini menempati posisi di Bagian Planning, dikenal teliti dan berperan penting dalam perencanaan kegiatan operasional perusahaan agar berjalan efisien dan terukur.
- Rendi, yang berkarier di Divisi Plantation, turut berkontribusi dalam pengelolaan dan pengembangan area tanam untuk mendukung produktivitas hasil hutan tanaman industri.
- Sementara itu, Rio, yang bertanggung jawab di Bagian Nursery, memiliki dedikasi tinggi dalam memastikan bibit tanaman tumbuh sehat dan siap tanam, menjadi bagian penting dalam keberlanjutan siklus produksi.
“Kami bangga memiliki karyawan-karyawan lokal yang berdedikasi tinggi seperti Yamani, Agus, Rendi, dan Rio. Mereka adalah bukti nyata bahwa kesempatan berkembang terbuka luas bagi siapa saja yang memiliki semangat dan komitmen untuk maju”.
Melalui berbagai program pelatihan, pembinaan, dan jenjang karier yang jelas, PT Industrial Forest Plantation terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan percaya bahwa kemajuan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat lokal.





