Dalam rangka memperkuat penerapan pengelolaan hutan tanaman yang berkelanjutan, PT Industrial Forest Plantation (IFP) melalui Bagian Research and Development (R&D) terus mengembangkan berbagai inovasi ramah lingkungan. Salah satu inisiatif strategis yang dilakukan adalah pengembangan Turnera ulmifolia atau bunga pukul delapan sebagai bagian dari sistem pengendalian hama terpadu.
Bagian Research and Development PT IFP mengembangkan Turnera ulmifolia sebagai solusi berbasis alam untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia di areal operasional perusahaan. Tanaman ini berperan penting dalam menciptakan keseimbangan ekosistem dengan memanfaatkan proses alami pengendalian hama.

Hasil kajian dan pengamatan Bagian Research and Development menunjukkan bahwa Turnera ulmifoliamampu menyediakan habitat permanen serta sumber pakan alami bagi berbagai predator dan parasitoid hama. Kehadiran organisme menguntungkan ini membantu menekan populasi hama secara alami, efektif, dan berkelanjutan tanpa merusak lingkungan.
Dari aspek teknis, Turnera ulmifolia memiliki karakteristik yang mendukung implementasi di lapangan, antara lain: 1) Mudah dikembangkan dan dirawat, 2) Tumbuh cepat dan adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, 3) Dapat berfungsi sebagai tanaman penutup tanah. Karakteristik tersebut menjadikan bunga pukul delapan sebagai tanaman pendukung yang ideal dalam sistem pengelolaan hutan tanaman industri.
Pengembangan Turnera ulmifolia oleh Bagian Research and Development PT Industrial Forest Plantation merupakan bagian dari penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan keanekaragaman hayati. Inisiatif ini menegaskan peran Research and Development dalam menghadirkan inovasi berbasis riset untuk mendukung produktivitas dan kelestarian lingkungan.

PT IFP akan terus mendorong penelitian dan pengembangan tanaman pendukung lainnya guna mewujudkan pengelolaan hutan tanaman yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.





